Kamis, 21 Mei 2015

UII Jadikan Dakwah Islamiyah Bagian Tak Terpisahkan

ImageMunculnya berbagai fenomena yang menunjukkan lemahnya moral generasi muda saat ini seperti kasus prostitusi online, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku kriminal lainnya menuntut peran besar da’i dalam menyampaikan dakwah Islamiyah di segala bidang dan dengan berbagai cara yang efektif dan kreatif. Hal tersebut yang dilakukan Direktorat Pendidikan dan Pengembangan Agama Islam (DPPAI) Universitas Islam Indonesia (UII) dengan menyelenggarakan Training Dakwah Bagi Dosen Muda UII di Kampus Terpadu UII, Rabu (20/5).
Dijelaskan Rektor UII Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc.,menjadi dai merupakan tugas setiap umat Nabi Muhammad SAW tanpa terkecuali, kewajiban dakwah tidak hanya karena berada di UII namun sebagai seorang muslim di manapun harus senantiasa melaksanakan dakwah Islamiyah. “Kewajiban dakwah bukan karena UII, tapi sebagai muslim kita dituntut untuk menyampaikan apa yang dibawa oleh Rasulullah SAW walaupun hanya 1 ayat”. Papar Dr. Harsoyo.
Dr. Harsoyo juga menjelaskan bahwa tidak semua orang merespon dakwah dengan baik, akan selalu ada yang menentang bahkan mencaci maki, namun demikian seorang da’I dituntut untuk memiliki mental yang kuat dan pantang menyerah untuk tetap menyampaikan kebaikan kepada masyarakat. Dr. Harsoyo mengutip kisah Rasulullah SAW yang menyuapi seorang nenek Yahudi yang tuna netra padahal nenek tersebut sangat membenci dan selalu mencaci maki Rasulullah SAW. Saat Rasulullah SAW wafat, akhirnya nenek tersebut masuk Islam setelah mengetahui dari Khalifah Abu Bakar bahwa yang menyuapinya setiap hari adlah Rasulullah SAW.
“Hal tersebut hendaknya menjadi contoh bagi kita agar dalam berdakwah jangan mudah menyerah dan patah arang, dalam berdakwah tidak diperkenankan ada paksaan, kita hanya berkewajiban menyampaikan saja.” Jelas Dr. Harsoyo.
Dakwah Islamiyah memang merupakan salah satu dari Catur Dharma UII. Sebagai Perguruan Tinggi yang didirikan oleh para ulama, UII menjadikan Dakwah Islamiyah sebagai bagian yang tak terpisahkan. Di manapun berada, Dosen, Mahasiswa, Alumni dididik untuk selalu siap berdakwah dan memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
“UII memiliki Catur Dharma yang ke-4 yaitu Dakwah Islamiyah, oleh karena itu mau tidak mau dosen harus mampu berdakwah di masyarakat. Bahkan untuk kenaikan pangkat pun dosen di UII harus menyampaikan laporan apa saja aktifitas Dakwah Islamiyah yang dilakukannya di masyarakat.” Demikian disampaikan Direktur Direktorat Pendidikan dan Pengembangan Islam (DPPAI) UII, Dr. Drs. Munthoha, S.H.,M.Ag.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar