Kamis, 21 Mei 2015

UII Resmikan Kerjasama dengan Duy Tan University

Arus globalisasi semakin menuntut perguruan tinggi untuk mampu mencetak generasi berdaya saing internasional. Dalam hal ini, Asia Tenggara merupakan pintu masuk strategis bagi generasi muda Indonesia dalam meningkatkan daya saing di level global yang semakin kompetitif. Oleh karenanya, ekstensifikasi kemitraan antar institusi pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara menjadi salah satu prioritas bagi Universitas Islam Indonesia (UII) dalam mengembangkan pola kerjasama.
Demikian disampaikan Wakil Rektor UII Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan, Dr. Abdul Jamil, SH, MH dalam sambutan penandatanganan Memorandum of Understanding antara UII dan Duy Tan University (DTU), Kamis (14/5) di Kampus DTU Quang Trung, Da Nang, Vietnam. “Kerjasama ini juga merupakan bagian dari langkah UII menyambut implementasi komunitas ASEAN”, tambah Dr. Jamil.
Dikatakan, sebagai perguruan tinggi swasta pertama dan terbesar di Vietnam bagian tengah, DTU menjadi mitra strategis UII dalam mengembangkan kerjasama di berbagai bidang akademik seperti kolaborasi penelitian dan pertukaran staf, dosen, maupun pertukaran mahasiswa. Vietnam sendiri saat ini merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Asia Tenggara.
Sementara itu, Wakil Rektor DTU Bidang Hubungan Internasional, Lê Nguyên Tuệ Hàng menyambut baik kerjasama dengan UII. “Kualitas mutu UII sebagai perguruan tinggi nasional pertama di Indonesia dengan banyak pencapaian dalam pengelolaan pendidikan tinggi memperkuat keyakinan kami bahwa kerjasama ini ke depan akan produktif,” ungkap Hàng Lê.
ImageDirektur International Program UII, Dr. Wiryono Raharjo, M.Arch. yang turut hadir dalam seremoni tersebut memaparkan kolaborasi yang akan segera dilaksanakan UII-DTU. “Kami berencana melakukan joint studio bagi mahasiswa Arsitektur UII dan DTU dalam waktu dekat,” ungkap Dr. Wiryono yang juga merupakan dosen senior Arsitektur UII. Selain itu, UII-DTU juga tengah mendalami penjajakan program pertukaran mahasiswa program studi Akuntansi dan Manajemen antar kedua universitas.
Ditambahkan, kemitraan UII-DTU semakin memperkuat jejaring kerjasama UII di kawasan Asia Tenggara. Saat ini, UII tengah mengembangkan kerjasama dengan perguruan tinggi di berbagai negara kawasan Asia Tenggara, di antaranya Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Kamboja dan Vietnam. UII juga merupakan anggota aktif asosiasi Passage to ASEAN (P2A) serta dalam proses mengadaptasikan standar ASEAN University Network - Quality Assurance sebagai bagian dari pengembangan penjaminan mutu universitas.

UII Jadikan Dakwah Islamiyah Bagian Tak Terpisahkan

ImageMunculnya berbagai fenomena yang menunjukkan lemahnya moral generasi muda saat ini seperti kasus prostitusi online, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku kriminal lainnya menuntut peran besar da’i dalam menyampaikan dakwah Islamiyah di segala bidang dan dengan berbagai cara yang efektif dan kreatif. Hal tersebut yang dilakukan Direktorat Pendidikan dan Pengembangan Agama Islam (DPPAI) Universitas Islam Indonesia (UII) dengan menyelenggarakan Training Dakwah Bagi Dosen Muda UII di Kampus Terpadu UII, Rabu (20/5).
Dijelaskan Rektor UII Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc.,menjadi dai merupakan tugas setiap umat Nabi Muhammad SAW tanpa terkecuali, kewajiban dakwah tidak hanya karena berada di UII namun sebagai seorang muslim di manapun harus senantiasa melaksanakan dakwah Islamiyah. “Kewajiban dakwah bukan karena UII, tapi sebagai muslim kita dituntut untuk menyampaikan apa yang dibawa oleh Rasulullah SAW walaupun hanya 1 ayat”. Papar Dr. Harsoyo.
Dr. Harsoyo juga menjelaskan bahwa tidak semua orang merespon dakwah dengan baik, akan selalu ada yang menentang bahkan mencaci maki, namun demikian seorang da’I dituntut untuk memiliki mental yang kuat dan pantang menyerah untuk tetap menyampaikan kebaikan kepada masyarakat. Dr. Harsoyo mengutip kisah Rasulullah SAW yang menyuapi seorang nenek Yahudi yang tuna netra padahal nenek tersebut sangat membenci dan selalu mencaci maki Rasulullah SAW. Saat Rasulullah SAW wafat, akhirnya nenek tersebut masuk Islam setelah mengetahui dari Khalifah Abu Bakar bahwa yang menyuapinya setiap hari adlah Rasulullah SAW.
“Hal tersebut hendaknya menjadi contoh bagi kita agar dalam berdakwah jangan mudah menyerah dan patah arang, dalam berdakwah tidak diperkenankan ada paksaan, kita hanya berkewajiban menyampaikan saja.” Jelas Dr. Harsoyo.
Dakwah Islamiyah memang merupakan salah satu dari Catur Dharma UII. Sebagai Perguruan Tinggi yang didirikan oleh para ulama, UII menjadikan Dakwah Islamiyah sebagai bagian yang tak terpisahkan. Di manapun berada, Dosen, Mahasiswa, Alumni dididik untuk selalu siap berdakwah dan memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
“UII memiliki Catur Dharma yang ke-4 yaitu Dakwah Islamiyah, oleh karena itu mau tidak mau dosen harus mampu berdakwah di masyarakat. Bahkan untuk kenaikan pangkat pun dosen di UII harus menyampaikan laporan apa saja aktifitas Dakwah Islamiyah yang dilakukannya di masyarakat.” Demikian disampaikan Direktur Direktorat Pendidikan dan Pengembangan Islam (DPPAI) UII, Dr. Drs. Munthoha, S.H.,M.Ag.

Kapasitas Staf Pengajar Studi Politik Australia Di Indonesia Dinilai Masih Belum Terpenuhi

ImageTerlepas dari pasang surut hubungan antara negara Indonesia dan Australia yang mana akhir-akhir ini kembali mengemuka, tidak dapat dipungkiri keduanya merupakan negara yang memiliki kedekatan dan telah lama terjalin. Bahkan kedua negara memiliki hubungan bilateral yang sangat kuat. Bagi Indonesia, Australia merupakan partner strategis di bidang keamanan, ekonomi, investasi, serta budaya dan pendidikan.
Dalam ranah dunia pendidikan, terdapat tren yang menunjukkan bahwa banyak mahasiswa Indonesia tertarik untuk mempelajari Politik dan Pemerintahan Australia, serta Politik Luar Negeri Australia. Yang mana sampai saat ini, telah diajarkan lebih dari 50 Program Studi Hubungan Internasional diseluruh Indonesia. Namun setelah dikaji lebih jauh, partisipasi dengan penuh antusias ini kenyataannya tidak didukung oleh kapasitas staf pengajar yang tersedia.
Berawal dari hal tersebut, Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia (UII), Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada, Kedutaan Besar Australia di Jakarta dan the School of Social and Political Sciences, University of Melbourne menyelenggarakan the Convention on Australian Studies 2015, 20-21 Mei 2015, di Gedung Lengkung Sekolah Pasca Sarjana UGM\.
Beberapa pembicara dihadirkan di antaranya dari School of Social & Political Sciences, University of Melbourne, Prof. John F. Murphy, korespondensi Indonesia dari Fairfax Media, Michael Bachelard, dan dosen Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Gadjah Mada. Drs. Dafri Agussalim, MA.
Disampaikan Dafri Agussalim, seminar internasional mengkaji permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan hubungan Australia dan Indonesia serta mengungkap solusi-solusi yang ada. Sementara melalui pelaksanaan workshop, diharapkan dapat menyatukan sebuah standar pembelajaran mengenai Australia.
Ditambahkan Dafri Agussalim, sering kali tensi atau ketegangan-ketegangan kecil antara Indonesia dan Australia banyak disebabkan karena ketidak pahaman atau juga karena ekspektasi yang berbeda antara Indonesia dan Australia. Hal ini yang sering terjadi di level masyarakanya. Oleh karenanya meurut Dafri Agussalim, kewajiban di dunia akademik adalah bagaimana memberikan pemahaman. “Di Indonesia mengajarkan tentang politik Australia relatif baru, sementara di Australia sendiri studi tentang politik Indonesia telah berkembang pesat, bahkan bahasa Indonesia telah diajarkan,” ungkapnya.
Sementara dikatakan Wakil Rektor Bidang Akademik UII, Ilya Fajar Maharika, MA., pada dasarnya sebagai dua Negara tetangga, banyak hubungan yang terjalin antara people to people yang tidak dipengaruhi oleh arus “atas”. Dikatakan, Program Studi Hubungan Internasional UII yang keberadaannya masih baru, berusaha untuk melihat bahwa relasi antara Negara Australia dan Indonesia merupakan bagian dari nilai-nilai yang sangat perlu untuk dibangun.
“Dasarnya tentu nilai-nilai universal. Interaksi antar tetangga menjadi suatu hal yang sangat penting. Saling memahami culture yang berbeda. Tetapi pada aspek-aspek tertentu tetap universal,” ungkapnya.
Sementara pembicara dari School of Social & Political Sciences, University of Melbourne, Prof. John F. Murphy dalam kesempatannya mengatakan, pada dasarnya Indonesia dan Australia adalah dua negara yang dekat. Namun keduanya pastinya tidak selalu mempunyai pendapat yang sama. Namun yang dilakukan seperti melalui kegiatan ini, adalah berusaha untuk memadukan pendapat dan saling memahami.
Senada, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni UGM, Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., LL.M. mengatakan, diselenggarakannya kegiatan dapat menjembatani hubungan baik antara kedua negara. Yang perlu dicatat menurutnya adalah hubungan antara negara itu berbeda dengan hubungan antara bangsa. “Yang sering kurang dipahami oleh masyarakat adalah statement pemerintah suatu negara dianggap sebagai statement dari suatu bangsa secara keseluruhan,” ungkapnya.
Image 

Rabu, 01 April 2015

MEMAHAMI CARA KERJA METERING KAMERA SLR DIGITAL (DSLR)

Setiap kamera SLR digital modern dari pabriknya dilengkapi dengan teknologi bernama Metering ModeExposure MeteringCamera Metering atau untuk lebih praktisnya kita sebut Metering yang sudah dirakit didalamnya. Dalam artikel ini kita akan berusaha memahami apa itu metering? bagaimana cara kerjanya serta beberapa kelemahan utama yang harus kita hadapi (underexposed & overexposed). Dalam artikel selanjutnya, lebih jauh kita pahami tentang mode metering (matrix/evaluative, center weighted & spot metering).

Apa Itu Metering? Apa Gunanya?

Secara prinsip tidak beda dengan meteran gulung yang dipakai pekerja konstruksi atau meteran pita yang dipakai tukang jahit untuk mengukur panjang, hanya metering ini dipakai oleh kamera DSLR untuk mengukur cahaya, yang secara relatif lebih njelimet dibanding dengan mengukur panjang.
Metering dipakai untuk mengukur cahaya yang dilihat oleh kamera (cahaya yang masuk ke lensa). Saat kita melihat obyek foto melalui viewfinder kamera, kondisi cahaya di obyek tersebut akan diukur oleh sistem metering. Tujuan utama dari sistem metering kamera adalah menghasilkan foto yang pas eksposure-nya (baca lagi pengertian eksposure). Metering melakukannya dengan menganalisa tingkat gelap terang sebuah obyek foto kemudian menentukan besarnya shutter speed,aperture serta ISO supaya hasil foto anda pas, tidak terlalu gelap ataupun tidak terlalu terang.
Hmm pusing nya…. oke, gampangya begini.Bayangkan mata anda. Saat anda merasa silau apa yang anda lakukan? memincingkan mata bukan! Secara tidak sadar anda mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke mata supaya anda tidak silau (tidak terlalu terang). Kebalikannya, saat merasa cahaya terlalu remang anda secara otomatis membuka mata lebar-lebar. Memincingkan mata atau membuka mata lebar-lebar supaya mata merasa nyaman saat melihat (eksposur yang pas), seperti itulah tugas sistem metering kamera.



Tips Foto Siluet


Matikan Flash
Yang pertama dan terpenting adalah flash di kamera harus dimatikan, kalau tidak anda akan mendapatkan foto biasa (karena obyek utama-nya tidak jadi gelap). Jadi matikan flash dikamera anda
Cari kondisi pencahayaan yang tepat (backlight)
Untuk menghasilkan siluet, background anda harus lebih terang dibandingkan dengan obyek utama. Itulah kenapa kebanyakan foto siluet dilakukan saat sunset atau sunrise, dimana matahari (sumber cahaya) ada di belakang obyek yang ingin anda foto (backlighting). Tapi jangan batasi diri, foto siluet bisa dihasilkan kapan saja, pada intinya anda hanya harus menemukan background yang lebih terang dibandingkan obyek utama.
Carilah obyek yang bentuknya menarik
Foto siluet akan sangat menonjolkan bentuk obyek utama, oleh karena itu carilah obyek dengan bentuk yang menarik dan memiliki karakter kuat. Perhatikan foto diatas, karena obyek utama (pencari ikan) kehilangan detail dan menjadi sangat gelap, bentuknya justru akan lebih terekspos. Kita bisa melihat dengan jelas batas-batas lekukan bentuk tubuh si nelayan, bentuk jaring dan bingkainya sampai tetesan air yang keluar dari jaring. Anda juga bisa mencoba dengan obyek lainnya.

Carilah background yang tepat
Untuk mendapat siluet anda harus menemukan background yang lebih terang. Usahakan juga untuk mendapatkan background yang menarik namun juga tidak ramai sehingga obyek utama terlihat sangat menonjol. Langit dan pantai adalah contoh favorit.

Ukur eksposur dengan tepat (manual/ auto)
Sebisa mungkin gunakanlah mode manual eksposure. Set metering di spot metering. Lakukan pengukuran di daerah background yang paling terang. Dalam contoh foto diatas saya mengukur cahaya langit diatas helm. Ubahlah kombinasi aperture dan shutter speed sesuai dengan hasil metering anda, terutama pada aperture pastikan anda set sesuai keinginan anda (aperture besar untuk background yang agak kabur dan aperture kecil untuk background yang tajam). Setelah anda menentukan aperture dan shutter speed yang dipilih, arahkan kamera ke obyek utama. Aturlah h3 yang terbaik dan tentukan fokus di obyek utama, baru kemudian jepret….
Jika anda tidak bisa menggunakan mode manual, gunakanlah mode auto. Arahkan kamera ke area paling terang, dalam contoh diatas adalah ke langit diatas si pencari ikan, pencetlah setengah shutter anda (jangan pencet penuh) lalu tahan shutter jangan dilepas. Lalu arahkan kamera ke obyek utama anda baru kemudian jepret….

Jangan takut mencoba
Cobalah kombinasi aperture dan shutter speed yang berbeda jika anda gagal di kesempatan pertama. Cobalah juga bereksperimen dengan obyek dan lingkungan anda, jangan hanya terpaku pada sunset dan sunrise, karena foto siluet bisa dihasilkan dimanapun 

Tips Foto Potrait



Foto portrait, foto potret atau foto wajah seringkali adalah foto yang paling sering kita hasilkan. Kalau anda memiliki keluarga, saya yakin merekalah obyek foto yang paling sering ada dan mudah tersedia. Begitu juga kalau anda memiliki pacar, sahabat dll. Dalam artikel ini akan kita bahas 20 tips singkat foto portrait.Silahkan:

1. Fotolah mereka di tempat yang membuat mereka nyaman.
Pernah mencoba memotret kakek anda di studio foto? canggung bukan. Sekali waktu cobalah foto mereka di lingkungan kerja mereka, misal di rumah saat membaca koran, dikantor saat bekerja. Foto portrait anak-anak adalah contoh termudah: saat mereka sedang bermain dengan mainan favoritnya, saat mata mereka terlihat ceria, potretlah.

2. Fotolah Anak-anak dari ketinggian yang sama dengan mata mereka.
Jongkoklah dan buat lensa sejajar dengan mata mereka, baru ambil foto mereka. Baca juga tips memotret anak-anak.

3. Maksimalkan pencahayaan dari jendela.
Tidak masalah jika kita tidak memiliki flash eksternal atau lighting yang canggih, jutsru kita bisa memaksimalkan pencahayaan alami, gunakan cahaya yang melewati jendela anda. Posisikan obyek foto disamping jendela sehingga cahaya dari jendela menerpa wajah darri arah samping, bukan tegak lurus ke wajah.

4. Hindari penggunaan on-camera flash.
On camera flash adalah flash bawaan yang menempel dikamera anda. Karena cahaya yang keluar dari flash ini arahnya tegak lurus dengan wajah maka pencahayaan akan bersifat keras dan datar yang bukannya memperindah wajah obyek foto justru membuatnya terlihat keras.

5. Overexpose foto dengan sengaja.
Dengan sengaja menaikkan eksposure kamera untuk memotret wajah membuat wajah terlihat lebih putih, bersih dan terkesan modern. Kalau anda amati foto-foto wajah di majalah cenderung memakai teknik ini. Teknik overexpose sengaha ini juga sering disebut high key.

6. Ajak bicara obyek foto.
Dengan mengajak bicara si obyek foto , kita memecahkan ketegangan dan membuat wajah mereka lemas, syukur-syukur bisa membuat mereka tersenyum lepas. Anda bisa menanyakan hal-hal standar meskipun garing, misal :”Dulu saat masih kecil aku suka mencuri buah di halaman rumahmu loh?” atau “Aku lihat nilai UN kamu 9 semua, gimana caranya?”. (Garing banget ya? saya tahu saya memang garing)

7. Kalau obyek fotonya benar-benar pemalu, kasih pasangannya.
Seringkali kita bertemu obyek foto yang benar-benar tidak tahu pencitraan, begitu lensa mengarah ke wajah mendadak mereka mati gaya. Kasih mereka teman, bisa sahabatnya, pacarnya, istrinya atau anaknya.

8. Ketahui tujuan pemotretan.
Pastikan kita tahu buat apa foto itu nantinya. Jika digunakan untuk membuat foto profil facebook, gunakan orientasi vertikal. Jika anda memotret untuk undangan pernikahan usahakan dalam orientasi landscape (horisontal) sesuai orientasi undangannya.

9. Memotret di siang bolong tidak masalah asal anda tahu triknya.
Untuk memotret di siang bolong, posisikan obyek foto membelakangi matahari, lalu gunakan mode spot metering (baca tentang metering). Ambil pengukuran di area mata atau hidung lalu potret. Background akan overexposed, tapi wajah akan bagus.

10. Buat komposisi lalu fokus dan bukan sebaliknya
Aturlah komposisi foto, kalau anda sudah mantap barulah ambil fokus di area mata lalu baru foto.

Tips Sport Fotografi

  • Gunakan Lensa Panjang (Tele)
Selama memotret, Anda akan lebih membutuhkan lensa tele, sebuah lensa dengan rentang fokus 400mm sudah biasa di kalangan fotografer profesional. Cobalah untuk mendapatkan lensa yang memiliki aperture terbesar untuk mendapatkan lebih banyak cahaya ke dalam kamera. 
  • Gunakan Kamera Dengan Rasio Frame Baik
Anda memerlukan kamera yang memiliki rasio frame baik. Dalam fotografi olahraga, ketika momen yang ingin diambil tiba, Anda hanya perlu menekan tombol rana dan mengambil serangkaian gambar. Perbedaan setengah detik sangat berpengaruh. Misalnya Anda memotret pelompat, waktu antara melompat dari tanah dan mendarat bisa lebih kurang dari satu detik. Dengan kamera rasio frame tinggi Anda dapat menangkap gambar ketika pelompat mendarat.

  • Pertimbangkan Lokasinya
Anda harus mengetahui karakteristik lokasi dan jenis olahraga yang akan Anda potret. Contoh: Ada beberapa lomba, khususnya lempar cakram, menembak, dan lempar lembing memiliki persyaratan keamanan tertentu yang harus Anda ketahui.
  • Gunakan Kecepatan Rana Tinggi
Ingatlah bahwa dalam fotografi olahraga Anda menangkap aksi yang bergerak cukup cepat. Oleh karena itu anda perlu kecepatan rana tinggi untuk menangkap momen itu agar menghasilkan gambar yang tajam. Biasanya pertimbangkan untuk menggunakan kecepatan rana setidaknya 1/320 detik. Beberapa lomba yang banyak pergerakan, seperti basket membutuhkan kecepatan rana lebih.
  • Kecepatan ISO
Gunakan kecepatan ISO minimum yang memungkinkan Anda menggunakan kecepatan rana tinggi yang diperlukan bersama aperture besar yang Anda miliki. 

  • Fokus
Jika kamera Anda memiliki fitur fokus servo maka gunakan fitur tersebut, khususnya untuk lomba yang berlangsung di lintasan. Jika tidak, fokuskan dulu ke titik tertentu dan mengambil gambar pada momen yang tepat. Dalam mode fokus otomatis cobalah untuk mengikuti target sebelum mengambil gambar yang memungkinkan waktu kamera melakukan fokus daripada menekan tombol rana dan menunggu lensa melakukan fokus sebelum gambar foto diambil.
  • Gunakan Monopod
Karena Anda menggunakan lensa panjang, sedikit pergerakan kamera akan berpengaruh. Monopod akan memungkinkan Anda menstabilkan kamera untuk mencegah goyangan kamera yang akan membuat foto kabur. Kebanyakan orang akan menggunakan tripod namun hal ini cenderung tidak praktis.
  • Jika Ragu - Tekan Tombol Rana
Tak seperti kamera film tradisional, kamera digital tidak terlalu rugi untuk mengambil foto. Jika Anda ragu akan gambar itu, Anda bisa menghapusnya nanti, tapi Anda mungkin saja mendapatkan foto pertandingan yang diinginkan.

Selasa, 31 Maret 2015

Teknik Pengambilan Foto Bulb


  • Shutter Speed rendah. lebih dari 3 detik, agar didapat efek pergerakan dari benda yang di foto.
  • Diafragma Kecil. Antara 11-22, untuk mendapatkan ruang tajam keseluruhan gambar lebih luas dan memungkinkan shutter speed lebih lambat.
  • ISO/ASA serendah mungkin. Agar cahaya yang ditangkap tidak over exposure.
  • Menggunakan Tripod & kabel release (bila ada). Untuk mengurangi guncangan agar gambar yang dihasilkan tidak berbayang.
  • MemFokuskan object. Foto bulb tidak hanya sekedar foto landscape(pemandangan/view) saja. Melainkan dapat juga ditentukan sebuah objek foto dengan Foreground atau background efek cahaya bergerak (Moving Lights).
  • Metering Objek. Dimaksudkan agar objek yang difoto dapat tergambar dengan pencahayaan yang cukup jelas, kecuali jika sang fotografer mempunyai maksud lain dengan men-Set metering objek Under atau Over exposure.

Fotografi Bulb

Apa itu Mode Bulb?
Ada satu seting khusus di hampir semua kamera DSLR dan kamera mirrorless, yaitu mode BULB atau BULB Setting. Mode ini biasanya ditandai dengan notasi B di kamera digital anda. Nah sekarang lihat baik-baik kontrol kamera anda, kalau ada huruf B disitu berarti dia berfungsi mengaktifkan mode bulb, putar sampai di B dan kalau di LCD sudah tertulis bulb berarti anda sudah siap memotret bulb.

Bulb mode adalah salah satu setting khusus, dimana kita bisa menggunakan shutter speed diatas 30 detik, bahkan kita bisa menggunakan shutter speed selama yang kita mau. Rentang shutter speed maksimum dikamera DSLR biasanya mentok diangka 30 detik, nah dengan mode Bulb ini kita bisa menggunakan shutter speed jauh diatas itu.

Kata bulb muncul karena dijaman baheula, kakek nenek fotografer pendahulu menggunakan gelembung angin dalam karet (bulb) yang menekan mekanisme shutter sehingga membuka.

Kapan Metode Bulb dipakai?
Beberapa situasi pemotretan yang membutuhkan pemakaian mode bulb, antara lain :
  1. Saat memotret kembang api
  2. Saat anda memotret trail of light: lampu mobil maupun jejak bintang
  3. Saat akan memotret didalam gelap malam menggunakan setting bukaan kecil macam f/11 sampai f/22
  4. Saat anda ingin foto light painting 
  5. Saat ingin membuat foto petir
  6. Kadang saat memotret benda-benda angkasa (astrophotography)
  7. Intinya, Bulb dipakai saat ingin memotret long exposure diatas 30 detik
Apa saja yang diperlukan dalam menggunakan Metode Bulb?
Beberapa item dan hal penting dalam menggunakan mode bulb :
  1. Tripod adalah hal wajib, kecuali anda ingin menghasilkan foto abstrak yang tidak ada seorangpun yang tahu maksudnya
  2. Gunakan Remote Shutter Release dengan mekanisme pengunci
  3. Timer, cukup gunakan timer di smartphone anda
  4. Usahakan memakai ISO yang serendah mungkin
  5. Batere cadangan, memotret dengan lama exposure sampai menit menguras batere kamera, jadi siapkan cadangannya

Tips Autofokus

Fokus yang akurat penting untuk mendapatkan hasil foto yang tajam. Foto yang fokusnya melenceng sulit atau hampir tidak bisa diperbaiki. Di jaman dulu, hanya ada manual fokus. Manual fokus untuk kamera digital SLR agak sulit karena banyak kamera yang memiliki jendela bidik kecil dan kurang terang. Tapi untunglah kamera digital SLR modern memiliki auto fokus. Meski demikian, kita harus menentukan moda auto fokus yang tepat supaya gambar yang dihasilkan tajam dan konsisten. 

Berikut ini adalah beberapa mode auto fokus yang biasa ditemui di kamera DSLR: AF-S atau single point focus (Nikon) atau One Shot (Canon) Mode ini cukup sederhana, Anda memilih satu titik fokus, kemudian tekan setengah tombol shutter. Kamera akan mengunci titik fokusnya. Meskipun objek foto bergerak, fokus tetap tidak berubah. Mode ini khusus untuk objek foto yang tidak bergerak, seperti pemandangan, foto model, produk dan sebagainya. Hati-hati dalam memakai mode ini karena bila objek foto bergerak maka fokus tidak akurat lagi. AF-C atau Continuous auto focus (Nikon) atau AI Servo (Canon) Mode ini kebalikan dengan mode yang pertama diatas. Saat auto fokus diaktifkan dengan menekan tombol shutter setengah penuh, kamera akan mengikuti gerak objek foto yang bergerak. Mode ini cocok untuk fotografi olahraga, burung, dan benda yang bergerak lainnya. 

Cara kerjanya kurang lebih adalah kamera memprediksi gerakan objek foto dan kemudian memindahkan titik fokus sesuai yang diprediksikan. Apa yang perlu kita lakukan hanya terus menekan tombol shutter setengah penuh dan mengikuti objek fotonya. Di kamera DSLR yang canggih, biasanya mode ini bisa dimodifikasi secara khusus tergantung dengan keinginan dan pergerakan objek foto. AF-A atau AI-Focus Mode auto fokus ini adalah mode campuran antara mode auto fokus single shot dan continuous servo. 

Bila kamera mendeteksi objek foto tidak bergerak, maka otomatis akan bersifat seperti auto fokus single shot, tapi kalau kamera mendeteksi objek foto bergerak, maka akan otomatis memprediksi letak dan mengikuti objek foto. Mode ini ideal untuk objek foto yang tidak bergerak namun akan segera bergerak. Untuk objek yang tidak bergerak atau sedang bergerak, lebih baik langsung mengunakan auto fokus single shot atau continuous daripada mode otomatis ini.


Senin, 30 Maret 2015

teknik-teknik dalam memotret sunrise


  • Sampai di lokasi minimal 30 menit sebelum sunrise. Sobat dengan melakukan hal ini akan memberikan waktu untuk setup atau memasang perangkat fotografi di tempat yang strategis. Luangkan sedikit waktu juga untuk mencari kira-kira dimana spot yang paling bagus untuk memotret. Dan ketika matahari mulai terbit, Sobat tentu hanya ingin berkonsentrasi pada subyek kalian.
  • Jangan tunggu matahari terbit untuk memotret. Beberapa foto yang hebat bisa didapatkan beberapa menit sebelum matahari terbit di horison, dan ini sama juga berlaku pada saat memotret sunset. Langit sebelum sunrise juga cukup dramatis dan layak untuk dipotret.
  • Gunakan tripod yang stabil dan ball head yang berkualitas. Kunci dari foto yang tajam adalah teknik fotografi yang di dukung dengan tripod serta ballhead yang berkualitas. Jika Sobat memang suka memotret nature atau wild life berinvestasilah pada perangkat fotografi tersebut.  Sobat mungkin bisa memiliki kamera serta lensa dengan kualitas terbaik, tetapi tanpa pengetahuan teknik foto tajam serta perangkat lain, foto kalian tidak akan optimal.
  • Fokuskan di tengah-tengah horison. Fokus hendaknya diletakkan di separuh horison. Jika subyek kalian memiliki range jarak yang jauh, gunakan setidaknya aperture f/8 (di beberapa lensa ini adalah sweet spot). Bisa dipastikan dengan memfokuskan di tengah-tengah maka foreground dan background bisa terfokus dengan baik.
  • Gunakan Remote Shutter Release. Perangkat fotografi ini (Remote Shutter Release) atau bisa juga self-timer kamera hendaknya digunakan ketika kalian memotret pada kondisi rendah cahaya. Sobat tentu tidak ingin adanya getaran di kamera saat menekan tombol shutter bukan?
  • Luangkan waktu untuk komposisi. Banyak foto-foto dari fotografer, terutama foto sunrise yang hasilnya seperti terbelah menjadi Dua, ini dikarenakan mereka mengkomposisikan 1/2 langit dan 1/2 bagian lain adalah air (foreground). Kami merekomendasikan mengkomposisi frame dengan 2/3 langit dan 1/3 foregroung, atau sebaliknya.
  • Tambahkan elemen manusia. Sobat jangan ragu untuk menambahkan elemen-elemen yang berhubungan dengan manusia guna menambah skalabilitas pada gambar kalian. Dermaga kapal, pagar, rumah-rumah penduduk akan menambah "drama" pada foto sunrise atau sunset kalian.
  • Bersabarlah dan tunggu 30 sampai 45 menit setelah sunset atau sunrise.Magic Light bisa saja muncul sebelum atau sesudah sunrise. Cahaya serta warna langit akan berubah dari menit ke menit. Dengan tiba 30 menit sebelum sunrise bisa memberikan peluang foto yang dramatis, tergantung pada kondisi. Hal ini juga berlaku pada 45 menit sesudah sunset.

FLASH REFLECTOR


Perangkat fotografi lain yang bisa digunakan pada flash adalah reflector. Tipe reflektor yang beredar di pasaran juga beragam. Reflektor ini biasanya berupa obyek bewarna putih (kartu, kertas atau plastik) yang berfungsi untuk memantulkan cahaya flash agar jangkauan cahaya lebih tersebar di dalam ruangan, dan tentu juga agar kekuatan cahaya flash bisa berkurang.

DiffuseIt Vari-Angle Flash Reflector


Sekali lagi reflektor bisa berfungsi untuk mengelimanasi cahaya langsung yang mengarah ke subyek foto, mengurangi cahaya dan bayangan kuat. Jika anda berencana membuat sendiri reflector tersebut, pastikan membuatnya dengan menggunakan bahan bewarna putih atau tidak bewarna, jika tidak maka cahaya flash akan memiliki warna sesuai dengan warna reflektor buatan kalian.

FLASH DIFFUSER

Ada banyak teknik fotografi yang bisa digunakan untuk mengatas masalah diatas, dan salah satunya adalah dengan "Bounce Flash" (memantulkan cahaya flash ke permukaan dinding atau langit), mengontrol output flash itu sendiri, tetapi teknik yang paling sederhana adalah dengan menggunakan diffuser. Flash Diffuser membuat output cahaya yang berasal dari flash menjadi lebih lembut.


Diffuser bisa membantu mengeliminasi cahaya kuat serta bayangan dan tentu foto akan lebih terlihat natural. Diffuser yang beredar di pasaran bisa beragam ukuran dan bentuknya, tergantung dari tipe serta model flash yang anda gunakan.




Beberapa Flash telah menyertakan diffuser secara default (seperti contoh diatas : Canon Speedlight, gambar kiri adalah posisi flash tanpa diffuser dan sebelah kanan adalah flash yang menggunakan diffuser). Model flash lainnya terkadang tidak menyertakan fitur ini, tetapi Sobat bisa berinisiatif menambahkannya external diffuser sendiri.

Rabu, 11 Maret 2015

Pengaturan Kamera DSLR Fotografi

Cara Setting kamera DSLR | Ala Pemula, Memiliki kamera DSLR meskipun dengan spec paling minimal seperti Nikon D1000 atau yang lainya memang menjadi kebanggaan tersendiri, apalagi kamera canggih seperti Canon EOS 5D. Kamera Digital SLR memang sangat digemari para kalangan pecinta fotografi karena dengan kamera ini sudah dapat menghasilkan gambar yang bagus, jernih serta berkelas jika dapat mengunakannya secara maksimal. Memang kreatifitas memfoto ini menjadi suatu keahlian yang tidak ada habisnya, 1 obyek foto saja mampu menghasilkan beragam hasil foto yang berbeda apalagi dengan kemampuan yang berbeda. Mari kita pelajari dahulu bagi para pemula khsusnya yang baru menerjuni bidang fotografi tentunya perkenalan perkenalan seperti fungsi dari ISO, Aparture Sutter Speed 

Cara Setting kamera DSLR | Ala Pemula, Kamera DSLR memang kamera yang memiliki beragam kreatifitas yang dapat dikembangkan oleh pengunanya, bahkan beberapa kamera terbaru katanya tidak akan pernah habis untuk digali keampuanya untuk menghasilkan foto yang menajubkan. Keahlian mengatur serta memahami fungsi pengaturan kamera menjadi suatu yang penting untuk diperhatikan dan untuk mengahasilkan foto yang maksimal seperti yang anda harapkan.

Cara Setting kamera DSLR | Ala Pemula,
Kualitas Gambar
Apakah anda pernah memperhatikan format file yang kalian gunakan dalam memotret? Apakah anda lebih memilih menggunakan format RAW daripada JPEG? Foto-foto yang diambil dengan menggunakan format RAW akan memiliki fleksibilitas lebih ketika melakukan paska produksi atau editing dengan perangkat lunak seperti Photoshop atau GIMP.
Gunakan ISO antara 100 sampai 400, dan cobalah untuk mendapatkan sensitifitas cahaya paling renda. Beberapa kamera digital akan menghasilkan Noise pada ISO tinggi. Noise biasanya dalam foto terlihat seperti butiran pasir
Ketika membicarakan White Balance, anda bisa membiarkannya otomatis, tetapi jika anda telah percaya diri perihal penggunaanya sesuai dengan kondisi pencahayaan saat memotret maka silahkan kalian atur lebih detail, seperti ke Tungsten atau Cloudy

Key ControlAperture dan Shutter Speed bisa dikatakan sangat krusial. Dampak kombinasi dari Dua pengaturan ini tidak hanya pada jumlah cahaya yang masuk ke dalam lensa, tetapi juga pada bagaimana foto kalian akan dihasilkan.
Aperture mengendalikan Depth of Field dengan menentukan area mana saja yang akan terlihat tajam, jika anda memilih Depth of Field sempit dengan Foreground tajam dan Background blur, maka anda harus menggunakan Aperture lebar (contoh: f/2.8), dan begitu juga sebaliknya.
Shutter Speed mengontrol apakah obyek gerak terekam 'freeze' atau blur (baca artikel: Bagaimana membuat foto Blur). Semakin lambat Shutter Speed, maka akan ada lebih banyak motion blur yang tercipta.

Setting Kamera DigitalPengaturan Mode Exposure yang Tepat
Kamera DSLR memberikan beberapa fitur mode exposure, dari full otomatis seperti yang ada di kamera saku, sampai ke full manual. Dua mode semi-otomatis yang paling populer dalam memberikan sisi kreatifitas adalah Aperture Priority dan Shutter Priority.
Aperture Priority memungkinkan kalian untuk memilih Aperture sesuai keinginan, dan kamera memilih Shutter Speed yang dibutuhkan secara otomatis. Pilih Shutter Priority jika kalian sudah mengetahui berapa kecepatan Shutter yang akan digunakan, dan kamera akan menangani pemilihan aperture untuk mendapatkan exposure yang pas. Sederhana bukan?

Gunakan Metering yang TepatMode Metering akan tergantung pada kamera serta merk-nya, tetapi ada tiga macam metering yang umum terdapat pada sebuah kamera DSLR yaitu: Multi-zone, Centre-Weighted Average dan Spot. Mode Multi-Zone membaca cahaya dari keseluruhan area. Sangat cocok untuk kebutuhan sehari-hari dan akurat untuk kebanyakan situasi. Centre-Weighted Average membaca sebanyak sekitar 70% dari tengah frame, ideal untuk mengambil gambar Portrait. Metering Spot membaca hanya sebatas area kecil, oleh kerena itu metering ini sedikit sulit diaplikasikan oleh fotografer pemula.

Pengaturan AF dan Mode DriveKamera DSLR menawarkan beberapa mode fokus. Dua pengaturan fokus yang utama adalah Single-Servo untuk obyek diam, dan Continuous-Servo untuk obyek gerak. Kebanyakan kamera membolehkan penggunanya untuk menggunakan fokus secara manual.
Mode Drives memungkinkan kita untuk menentukan apakah kita akan mengambil foto dengan single frame setiap jepretan atau lebih dari satu jepretan selama kita menekan tombol Shutter.

Mengatasi Foto Blur

Mengatasi Foto Blur - Kegiatan memotret merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan, Hal yang menurut kita penting bisa kita abadikan lewat kamera kesayangan kita, tapi saat foto yang kita ambil itu blur tentulah kita tidak puas dengan hasil yang di dapatkan. Berikut ini Kamera Spekakan membagikan bagaimana cara mengatasi blur pada saat pemotretan
Cara Mencegah Supaya Foto Tidak Blur
Sebelum kita membahas tentang bagaimana mencegah supaya foto yang kita ambil tidak blur, kita haruslah mengnali terlebih dahulu pada yang menyebabkan foto itu menjadi blur. Ada beberapa hal yang menyebabkan foto itu menjadi blur di antaranya adalah karena goyangan pada saat anda menekan shutter. Tetapi sekarang banyak jenis kamera DSLR yang menawarkan teknologi untuk meredam goyongan, teknologi tersebut seperti Teknologi Image Stabilizer, Vibration reduction (VR), Steady Shot (SS), Shake Reduction (SR) mega OIS, Optical Stabilization (OS), dan Vibration Compensastion.

Teknologi Image Stabilizer yang banyak di tawarkan oleh kamera DSLR bisa membantu mengurangi goyangan pada kamera, tetapi teknologi ini belum bisa mencegah blur pada saat kita memotret dengan objek yang bergerak cepat. Selain teknologi-teknologi yang di tawarkan oleh kamera DSLR Canon untuk mengurangi blur saat pemotretan, yang dapat kita lakukan memegang kamera atau teknik pernapasan. Dengan menahan nafas saat mengambil gambar, dan memposisikan tubuh dengan rapat atau menyender di dinding bisa membantu mengurangi getaran yang menghasilkan blur.

Kelemahan dari teknologi-teknologi yang ditawarkan oleh banyak kamera DSRL tersebut adalah masih belum bisa mencegah foto blur seperti fungsi tripod. Bila anda menginginkan Foto yang bagus maka gunakan tripod di segala kondisi foto tetapi penggunaan tripod ini memang agak ribet. Kalau seandainya tidak ada tripod maka gunakan apa saja yang bisa mengurangi goyangan pada kamera seperti kursi, meja, dan benda-benda lainya.

Selain berbagai cara diatas cara lainya adalah dengan remote baik itu yang menggunakan kabel ataupun yang wireless. Karena pada saat kita menekan tombol shutter maka ada goyangan, walaupun sedikit saja goyangannya bagi beberapa fotografer ini mengganggu mereka. Untuk merubah setingan menjadi Shutter Speed Tinggi bisa saja dilakukan namun ada konsekuensinya, umumnya gambar akan menjadi lebih gelap.

Tips Mengatur Kamera DSLR Canon

Tips dan Cara Mengatur Kamera Digital SLR Canon - Untuk pemula, sebelum anda memotret anda mungkin belum tau bagaimana cara mengatur kamera yang anda beli supaya hasil potretan lebih bagus dan memuaskan. Berikut ini Kamera Spek akan membagikan Tips dan Cara Mengatur Kamera Digital SLR Canon
Tips dan Cara Mengatur Kamera Digital SLR Canon
1. Gunakan Selalu Format RAW
Karena gambar yang di hasilkan oleh format RAW menampilkan rentang totol warna paling lengkap, fleksibilitas pada saat pengeditan. Ukuran yang di hasilkan oleh format RAW lebih besar , tetapi kualitas foto yang di hasilkan dapat memuaskan. Apalagi anda juga bisa mengoptimalkan hasil foto anda dengan mengtur kontras, saturasi, ketajaman, dan eksposure selum anda mengconvert untuk menyimpan ke dalam bentuk JPEG atau TIFF.

2. Jika Menggunakan JPEG
Jika anda menggunakan format JPEG pastikan anda memilih format JPEG kualitas 'LARGE' pada menu quality. Format JPEG sering di pakai katika mengambil foto dengan mode continous karena anda bisa mengambil lebih banyak foto.

3. Live View
Live View merupakan tempat anda melihat pada yang oleh kamera. Secara default fitur ini di matikan dan anda bisa menghidupkan fitur ini di bagian Live View Function Setting. Live View berguna pada saat anda melakukan pengambilan foto, khususnya pada saat anda menggunakan tripod. untuk menyalakan dan mematiakan Live View mengunakan tombol set.

4. Cobalah sRAW
Fitur ini biasanya digunakan pada saat anda ingin cepat-cepat memilih foto di komputer atau anda ingin segera mengirimkan foto lewat email. sRAW adalah fitur untuk menyimpan dalam dua format sekaligus yaitu RAW dan JPEG. Kualitar yang di hasilkan oleh sRAW hampir sama dengan kualitas yang di hasilkan RAW, tetapi resolusi dan kualitas tidak sama.

5. Selalu Perbarui Firmwere
Agar kemera anda selalu berada pada ferforma terbaik, anda harus selalu memeriksa firmwere terakhir yang tersedia. Lihat dulu versi yang sekarang digunakan pada kamera anda. Kemudian periksa versi terakhir di situs www.canon.com/eos-d, lalu perbarui versinya dan firmwere diinstal ke kamera lewat kartu memori.

6. Mengatur Diopter
Bagi anda yang berkacamata terkadang membidik objek foto tidak fokus. Diopter sangat berguna untuk mengontrol titik optik di dalamnya. Putar sambil membidik dan berhenti memutar gambar saat terlihat jelas. Diopter merupakan tombol puter kecil di pojok kanan atas viewfinder. Pada kamera slr canon umunya terdapat diopeter yang fungsinya agar bidikan menjadi lebih jelas yang dapat diatur sesuai dengan mata anda.

7. Nyalakan LCD pada Tempat Gelap
Ketika anda mengambil foto pada tempat gelap. Nyalakan LCD jika anda kesulitan melihat settingan bodi kemera. Setting akan di tampilkan di LCD kamera anda setelah tombol Disp atau Info di tekan, sesuai dengan junis kamera Canon EOS yang anda gunakan.

8. Ambil Foto Lebih Banyak
Jika pada saat anda mengambil foto dan ruang kartu memori anda akan segera habis habis, gunakan format JPEG dengan kualitas large paling tinggi untuk menghemat ruang kartu memori anda.

9. Matikan Suara
kalau anda terganggu dengan suara notifikasi auto fokus, anda dapat mematikan atau memilih bunyi beeb pada menu diatur menyala.

10. Kembali ke Pengaturan Default
Jika anda ingin kembali lagi ke pengaturan awal / default. Gunakan clear all camera setting. Kamera anda akan kembali lagi ke pengaturan awal seperti kamera baru saat anda baru saja membelinya.

11. Simpan Foto Dengan Baik
Matiakan fitur shoot W/O card. Fitur ini hanya di nyalakan pada saat uji coba di toko, karena fitur ini dapat mengambil foto walaupun tanpa kartu memori.
Dan pastikan selalu anda menggunakan kartu memori yang bagus.

12. Kegunaan LCD Atas
kamera slr canon yang semi pro dan professional, ada LCD untuk mengatur exposure yang berada dibagian atas body kamera. LCD ini bisa dkatakan sebagai shortcut dari pengaturan di live view. Anda mengatur expsore yang setting dari LCD ini seperti shutter speed, ISO, dan aperture. Apabila ditempat gelap anda bisa menyalakan lamu untuk menerangi LCD dengan menekan tombol di sebelah kiri atas layar.

13. Penggunaan Adobe RGB
Pilih calor space pada menu karena fitur Adobe RGB tersembunyi di dalam menu. Setelah anda menemukanya pilihlah standarnya yaitu aRGB. Jika anda ingin merekam dengan banyak warna gunakanlah Adobe RGB, kerana Adobe RGB dapat memberikan hasil cetak yang baik.

14. Memformat Foto 
Setiap kali anda ingin mengambil foto, kosongkan dulu kartu memory dengan memformatnya bukan dengan menghapus semua foto. Ada pilihan untuk memformat langsung di kamera yaitu di menu set up. Dengan memformat memory, anda mematikan data mengenai kamera tercatat memori sehingga mengurangi risiko kehilangan data.

Selasa, 10 Maret 2015

Spesifikasi Canon PowerShot SX500 IS

Spesifikasi dan Harga Kamera Canon Powershot SX500 IS - Pada postingan kali ini Kamera Spek ingin membagikan informasi Spesifikasi dan Harga Kamera Canon Powershot SX500 IS
Spesifikasi dan Harga Kamera Canon Powershot SX500 IS
Prusahaan Canon meluncurkan kembali produknya yaitu kamera super zoom seri Canon PowerShot SX500 IS, sesuai dengan namanya kamera ini memiliki kemampuan untuk zooo yang baik. Dengan zoom optik hingga 30x di tambah zoom di gital yang di miliki olah kamera ini, memungkinkan untuk anda bisa mengambil foto dengan jarak yang jauh seperti pertandingan bola, konser, dan lain-lain.

Kelebihan lainnya dari Kamera Canon Powershot SX500 IS ini, Kamera ini memiliki prosesor pengolah gambar DIGIC 4 sama dengan beberapa jenis kamera Canon DSLR lainnya. Prosesor DIGIC 4 ini mampu memproduksi warna yang beraneka ragam, di tambah dengan sensor CCD yang memiliki resolusi tinggi 16 Megapixel untuk mendapatkan kualitas gambar yang tajam dan memiliki tingkat detail yang tinggi.

Kamera Canon Powershot SX500 IS memilki lensa wide 24mm yang mampu mengambil foto landcape atau pemotretan group. Kamera ini juga di lengkapi dengan teknologi Intelligent IS yang dapat menyesuaikan secara otomatis saat memotret, teknologi ini juga mampu mengurangi efek blur akibat getaran dengan menganalisa getaran kemera dan subyek. Tidak hanya itu teknologi ini juga mampu mengidentifikasi jenis tembakan seperti Panning, Maco atau Telephoto shot.

Kecuali teknologi di atas Kamera Canon Powershot SX500 IS juga memiliki teknologi canggih yaitu Framing Assist yang dapat mempercepat framing dan penentuan fokus pada kondisi zoom maksimal. Dengan menekan fasilitas tombol Zoom Framing Assist kamera akan secara otomatis melakukan zoom out dan menyesuaikan kembali posisi lensa pada jarak yang di inginkan untuk melakukan fokus pada subyek yang anda bidik. Salah satu fitur yang di miliki oleh kamera ini adalah fitur Smart Auto yang mampu mengenali berbagai adegan hingga 32 scene secara otomatis.

Spesifikasi Kamera Canon Powershot SX500 IS
  • Ukuran (p x l x t) 10.4 cm x 6.95 cm x 8 cm
  • Berat (kg) 0.341
  • Warna Hitam
  • Tipe Canon PowerShot SX500 IS
  • Ukuran Layar (in) 3
  • Zoom Optik 30
  • Megapiksel 16
  • Fitur HD Recording, Image Stabilization, Wide Angle
  • Garansi produk 1 Tahun Garansi (Spare-part dan Servis)
  • Input USB
  • Output Composite Video, USB, HDMI
  • Resolusi Layar 461k dots
  • Tipe Baterai Li-Ion
  • Format Foto JPEG
  • Ukuran File Foto 4608×2592
  • Format Video MOV
  • Video HD Ya
  • Resolusi Video 1280 x 720
  • Focal Length 24 – 720 m
  • Image Stabilization Ya
  • Range Aperture Lensa f/3.4-5.8
  • Zoom Digital 4x
  • ISO Range 100-1600
  • Range Shutter Speed 1-1/1600 s
  • Built in Flash Ya
  • Tipe Memory Card SD/SDHC/SDXC
  • HDMI Port Ya
  • Tipe Layar TFT