Selasa, 10 Maret 2015

Flash Eksternal Kamera

Dedicated brand (Canon, Nikon, Sony dsb)
 
SB 910
Dedicated Brand
Dalam buku manual kamera sangat dianjurkan memakai flash eksternal yang merknya sama. Misal pemakai Canon bisa memilih jajaran flash Speedlite 430 EX, 580 EX dan kini yang terbaru 600 EX. Pemakai Nikon bisa memilih SB700, SB900 dan kini SB910. Flash dedicated yang satu merk menjamin kompatibilitas dan kehandalan (reliable) serta mencegah resiko rusak karena perbedaan standar tegangan (setidaknya itu yang ditulis di buku manual). Flash semacam ini cukup rumit pemakaiannya, karena fiturnya yang banyak. Kita mesti membiasakan diri dengan menu yang ditampilkan di layar LCD Sayangnya flash semerk ini harganya cukup mahal, antara 3 sampai 6 juta rupiah. Kalau dana tidak jadi masalah, sangat disarankan untuk memilih flash eksternal yang semacam ini.

Third party brand
Hidup ini adalah pilihan. Demikian juga dalam memilih produk, selain pilihan utama ada saja pilihan alternatif lainnya yang bisa dicoba. Flash eksternal yang harganya cukup mahal menjadi peluang bisnis bagi pihak yang jeli dengan membuat flash eksternal alternatif yang tentunya lebih murah. Flash semacam ini dibuat oleh banyak pabrikan seperti Metz, Nissin, Sunpac, Yongnuo dan sebagainya. Hebatnya lagi, mereka bahkan sudah memiliki fitur yang menyamai flash dedicated, seperti bisa TTL, bisa wireless dan bisa zoom head. Tapi TTL yang mereka klaim sebetulnya adalah hasil reversed engineering, tidak mungkin seakurat TTL dari flash Canon atau Nikon misalnya. Tidak ada jaminan TTL di flash 3rd party ini akan kompatibel untuk kamera generasi mendatang.

Nissin Di622
Third Party Brand
Selain itu masih ada tanda tanya soal umur dan keawetan flash alternatif ini. Parameternya sangat ditentukan dari merk flash alternatif, merk yang cukup bonafid seperti Metz atau Nissin semestinya punya kualitas yang cukup baik dan juga quality control yang ketat. Tapi flash seperti Yongnuo mungkin bisa bervariasi, ada yang bertahun-tahun masih bandel dan ada yang mungkin dipakai beberapa bulan sudah tewas. Ada harga ada rupa kan..?

YN560
Third Party Brand
Bagi mereka yang dananya terbatas tapi ingin menikmati flash eksternal, atau yang suka bereksperimen dengan off shoe flash (wireless), ada baiknya juga menjajal flash murah meriah. Flash ini cirinya harga antara 400-800 ribuan, bentuk mirip seperti flash mahal (pakai empat baterai AA juga), punya GN agak kecil dan tidak ada fitur advanced seperti TTL atau zoomhead. Tanpa TTL, kamera tidak mengenali flash eksternal yang terpasang sehingga perlu sedikit pengaturan lanjutan supaya flash murah meriah ini berfungsi dengan baik. satu yang perlu diingat, kekuatan flash eksternal non TTL sepenuhnya diatur oleh kita, alias manual. Kita yang memilih mau memakai kekuatan maksimal, minimal atau diantaranya. Kita juga sebaiknya memakai mode manual di kamera, jadi tentukan saja semuanya secara manual : shutter, aperture, ISO dan flash output power. Serunya adalah, kita jadi dipaksa banyak belajar tentang eksposur kalau memakai flash manual, dan seiring banyak berlatih maka kita bisa terbiasa memakai flash non TTL.
 
Dari pengalaman saya, flash eksternal alternatif seperti Yongnuo gagal berfungsi dengan baik bila dipasang di kamera non DSLR seperti Lumix FZ50 dan Fuji HS20. Kamera non DSLR yang punya flash hot shoe sebaiknya dipasangkan flash yang satu merk saja (meski cukup sulit untuk mencari flash merk Fuji atau Panasonic di pasaran).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar