- Pertama dan yang sangat penting yaitu lilitkan tali pengan kamera ke tangan atau tali pengaman bisa kita pasang dileher kita agar kamera yang kita pegang menjadi aman jika sewaktu-waktu terjadi kesalahan dan menyebabkan kamera terjatuh.
- Nyalakan kamera dan atur mode kamera ke mode manual M atur yang ada tanda merahnya ke mode M.
- Lalu cari objek yang ingin anda foto.
- Jika sudah menemukan objek yang akan difoto langsung kita bisa mengatur aperture dan shutterspeed / pastikan garis yang mirip angak 1 berjejer itu bisa seimbang atau tinggal satu garis yang lurus dengan lingkaran kecil kita bisa mengatur aperture dan shutterspeed pada saat kita mengintip di viewfinder.
- Saat kita mebidik objek usahakan cara memegang kita harus dengan benar dan usahakan tangan rileks dan tidak tegang atau gemetar agar hasil foto tampak fokus.
- Lalu kita tekan tombol shutter sebagian agar kita tau apa sudah fokus apa belum jika sudah okus tekan tombol shutter secara penuh.
- Lihat hasil foto yang kita potret jika masih kurang bagus bisa kita coba lagi teknik manual ini.
Oh ya mungkin ada yang belum tahu apa sih shutter speed dan apperture
- apperture
adalah bukaan diafragma, jka kita atur apperture semakin kita atur aperture dengan nilali kecil maka bukaan difragma akan semakin besar dan sebaliknya jika kita atur aperture dengan nilai besar maka bukaan difragma semakin kecil. JIKA ANDA INGIN BUAT FOTO BOKEH / LATAR BELAKANG BLUR DAN OBJEK JELAS ATUR SAJA NIALI APERTURE KE NILAI TERKECIL INILAH KUNCI FOTO BOKEH.
- shutter speed
adalah pengaturan yang mengatur seberapa lama cahaya mengenai sensor. Jika kita mengatur dengan kecepataan 1/1000 detik maka cahaya akan sedikit yang mengenai sensor dan jika kita atur shutter speed ke 10 detik maka cahaya yang masuk mengenai sensor semakin banyak.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar